“Modul pelatihan berisi pengetahuan 10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik, pengetahuan mengenai gizi, pengukuran status gizi serta praktek penyuluhan gizi hingga kiat-kiat bagaimana memilih jajanan yang sehat dan aman,” kata Dewan Pembina PDGMI, Dr Rachmi Untoro, MPH, di SDN 1 Gondangdia, Menteng, Jakarta, Jumat (20/3/2015).
Pendidikan gizi untuk para Dokter Kecil mencakup gizi dasar dan 10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik yang disusun oleh para dokter gizi medik PDGMI. Sebagai tambahan, para peserta juga dilengkapi dengan materi pendukung seperti poster, kartu-kartu, dan paspor kesehatan.
“Para finalis mempunya ide yang sangat kreatif dan orisinal. Melalui proyeknya, mereka juga mampu dan memberikan pengetahuan mengenai gizi dan kebersihan diri kepada kawan-kawannya, seperti kreasi makanan untuk penambah gizi, program sarapan pagi bersama, hingga mengadakan unjuk rasa dokter kecil terhadap jajanan tidak sehat,” kata Dr dr Yustina Anie Indriastuti, MSc, SpGK dari PDGMI, yang juga merupakan anggota tim juri.
“Kita inginkan ini tidak berhenti sampai di sini. Dokter Kecil Mahir Gizi yang telah dibekali diharapkan bisa menjadi agen pembaharuan yang bisa mempengaruhi lingkungannya, terutama di rumah, dan lingkungkan sekolah atau di luar sekolah, sehingga pada 20-40 tahun lagi akan lahir generasi emas,” pesan mantan ketua PDGMI 2014, Dr Rachmi Untoro.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.