"Untuk membentuk Paes Ageng itu digambar dulu pakai pensil alis. Setelah itu tebalkan dengan pidih , selapis demi lapis sampai ke rambut. Baru selesai pakai prada," jelas Lucia.
Kendati rumit, tidak sedikit yang menjual Paes Ageng dalam bentuk tempel. Namun menurut penata rias profesional ini, paes ageng yang ditempel tidaklah memiliki hasil yang baik. Itupun membuktikan bahwa sang perias juga malas.
"Kalau pakai Paes Ageng tempelan itu berarti make up artist-nya malas. Memasang prada memang agak susah, sehingga perias perlu mempelajari dulu seperti apa dan bagaimana ukurannya," tutup Lucia Tan ramah.
(Ainun Fika Muftiarini)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.