Advertisement
Advertisement

Agar Anak Tidak Menjadi Perokok

Ariesta Asri , Jurnalis-Senin, 09 Maret 2015 |16:52 WIB
Agar Anak Tidak Menjadi Perokok
Agar anak tidak menjadi perokok (Foto: Mychildguide)
A
A
A

BAHAYA rokok bukan lagi menjadi rahasia umum. Tidak hanya bagi perokok aktif, bahaya juga mengancam perokok pasif, salah satunya anak-anak. Selain pertumbuhannya menjadi terhambat, anak-anak itu berpotensi akan menjadi perokok karena meniru orang di sekitarnya.

Menurut, situs Parenting, Senin (9/3/2015), anak-anak mulai menganggap merokok sebagai perilaku yang umum karena mereka banyak menemukan perokok di sekitar mereka. Mulailah menekankan sejak dini, merokok bukan perilaku positif dan apa yang perokok lakukan tidak sesuai norma. Anda bisa menggunakan figur publik, seperti atlet atau selebriti yang hidupnya lebih sehat tanpa merokok.

Tunjukkanlah kepada anak, merokok bisa mengurangi keindahan penampilan. Buatlah pengertian bahwa gigi perokok umumnya berwarna kuning dan napas mereka berbau tidak sedap. Para perokok juga memiliki kulit kering dan mata merah. Kemudian perlihatkan gambar untuk membandingkan penampilan orang sehat dan perokok.

Langkah yang paling penting adalah dari diri orangtua sendiri. Orangtua adalah figur anak dalam berperilaku. Semua usaha Anda untuk menjelaskan efek buruk rokok akan sia-sia jika Anda sendiri adalah perokok aktif.

Dengan mengenalkan hal-hal tersebut sejak kecil, anak tidak akan menganggap merokok adalah perbuatan yang keren dan patut dicontoh.

(Yogi Cerdito)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement