Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keistimewaan Onde-Onde Istimewa Banyumas

Dinno Baskoro , Jurnalis-Rabu, 04 Maret 2015 |22:09 WIB
Keistimewaan Onde-Onde Istimewa Banyumas
Onde-onde "JN" Istimewa Banyumas (Foto:Dinno/Okezone)
A
A
A

ONDE-ONDE merupakan sebutan untuk kue bola yang terbuat dari tepung ketan yang berisi adonan kacang hijau yang diberi taburan biji wijen. Anda menyukai jajanan tradisional ini? Belum lengkap rasanya jika belum mencoba Onde-Onde Istimewa Banyumas.

Di gerai onde-onde ini, Anda bisa merasakan onde-onde yang hangat, krispi di luar dan lembut di dalam, serta cita rasanya berbeda dengan yang lain. Djuni Irawati, pemilik merk onde-onde ini mengatakan, onde-onde buatannya selalu disajikan fresh dan hangat. Ini salah satu keistimewaan onde-onde miliknya.

“Yang bikin beda itu, onde-ondenya isinya lebih banyak, padat, kemasan yang menarik. Sebisa mungkin onde-onde harus dalam keadaan hangat,” jelas Djuni Irawati, kepada Okezone di kediamannya, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2015).

Gerai yang sudah berdiri sejak tujuh tahun ini menyajikan beragam varian onde-onde. Diantaranya, onde-onde isi kacang hijau kupas, isi kacang hijau kulit, isi durian dan onde-onde isi kacang merah. Untuk kulit onde-ondenya juga ada dua pilihan, yakni dengan tepung ketan hitam dan ketan putih.

Bicara kualitas dan cita rasa onde-onde merupakan salah satu catatan penting bagi Djuni. Ibu satu anak ini, ingin menyuguhkan onde yang istimewa dengan selalu menggunakan bahan baku kualitas terbaik.

“Untuk wijen dan isian kacang hijau saya pakai yang impor dari India. Tentu ada perbedaan dari segi rasa, kalau kacang hijau lokal sulit diolah dan masih keras. Kalau yang impor itu bisa lembut,” tambahnya.

Saking lembutnya, sampai banyak yang mengira bahwa itu adalah kentang atau keju. Benar saja, ketika Okezone menyentuh dan mencicipinya, warnanya kuning cerah dan tekstur dari isian kacang hijaunya terasa lembut, nampak seperti olahan kentang. Tak ayal, banyak pelanggan mengira bahwa itu adalah kentang.

“Untuk onde-ondenya saya juga enggak pakai pemanis buatan dan pengawet. Jadi benar-benar gula dan garam saja,” beber Djuni.

Dalam sehari, Djuni bisa membuat sekira 2.500 butir onde-onde yang tersebar di enam outlet miliknya di Jakarta. Untuk bisa menikmati kelezatan onde-onde istimewa Banyumas ini, tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Satu butirnya hanya Rp3.500.

“Untuk kemasannya, kami menyediakan isi dua, isi tiga, isi lima, 10, dan yang paling besar isi 30 butir. Semua harganya sama, dihitung perbuah,” pungkas dia.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement