MENJADI chef bukan hanya tentang pandai mengolah bahan baku menjadi makanan. Agar makanannya dikenal dan disukai banyak orang, maka seorang chef harus memiliki ciri khas, entah itu terkait jenis masakan yang dibuat, teknik pengolahan, maupun cara penyajiannya.
Mengolah berbagai bahan makanan menjadi makanan yang lezat memang bukan hal sulit, namun ini juga membutuhkan keahlian dan bakat. Menurut Mutoni Sultonik, atau yang lebih akrab disapa Chef Muto, untuk menjadi seorang ahli masak atau chef harus memiliki ciri khas masing-masing.
"Kalau mau jadi chef itu harus punya ciri khas yang berbeda supaya orang bisa mengenali kita," kata Chef Muto saat berkunjung ke Kantor Redaksi Okezone, di Gedung High End, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Soal ini, Chef Muto mencontohkan dirinya sendiri. Ia mengkhususkan sebagai chef spesialis tepanyaki, yaitu makanan Jepang yang dimasak di atas wajan datar dan lebar. Tidak hanya itu, ia juga melakukan pertunjukkan dengan menggunakan alat masaknya sebagai bagian dari menghibur para tamunya.
"Ciri khas itu kan macem-macem bentuknya. Misalnya aku yang punya ciri khas atraktif kalau mengolah makanan, misalnya melempar pisau, garpu atau alat masak lainnya . Selain itu aku juga selalu mengenakan ikat kepala, ini juga bisa jadi ciri yang mudah dikenali masyarakat," kata chef yang dikenal masyarakat sebagai kung fu chef ini.(ndr/yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.