Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menghindari Gen Kanker yang Diturunkan Jadi Aktif

Erika Kurnia , Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2015 |13:02 WIB
Menghindari Gen Kanker yang Diturunkan Jadi Aktif
Cegah sel kanker aktif (Foto:Indianaexpress)
A
A
A

MEMILIKI keluarga dengan riwayat kanker mungkin bisa menjadi kutukan. Namun, Anda dapat melewatkan kutukan tersebut dengan menjalani gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut banyak ahli kanker, bila terdapat dua atau lebih keluarga sedarah yang memiliki kanker, kemungkinan kanker menurun karena mutasi gen sangat besar. Kanker yang bisa diturunkan di antaranya: kanker ovarium, kanker payudara, dan kanker usus. Namun riwayat kanker tertentu bisa menurun dalam bentuk kanker lain tanpa bisa diprediksi.

Untuk menghindari hal tersebut, menekan faktor risiko pemicu kanker dapat dilakukan untuk menghindari gen kanker menjadi aktif. Berikut adalah beberapa cara yang perlu Anda perhatikan untuk menangkal kanker, seperti dilansir dari Zeenews, Rabu (4/2/2015).

Cek kesehatan rutin

Kebanyakan kanker sulit dideteksi karena gejala awal yang tidak spesifik. Oleh karena itu, cek kesehatan rutin sangat diperlukan, terutama bagi Anda yang memiliki faktor risiko dari keturunan kanker. Beberapa cek kesehatan atau skrining awal bisa dilakukan, seperti pap smear untuk mengecek kanker serviks, Sadari untuk kanker payudara, atau kolonoskopi untuk mengetahui adanya tanda-tanda kanker usus.

Diet sehat

Diet atau makanan sehat yang Anda makan adalah kunci dari hidup yang sehat. Untuk menghindari sel kanker menjadi aktif, asupan lemak, gula, dan garam berlebih harus mulai dikurangi. Lemak dari daging merah, garam dari makanan yang diproses, serta gula yang banyak terdapat pada minuman ringan sebaiknya Anda hindari.

Hindari rokok

Berhenti merokok adalah saran yang mungkin sulit dilakukan oleh banyak orang, sekalipun tembakau terbukti menjadi faktor penyebab kanker terbanyak di dunia. Menjauhkan anak-anak Anda dari bahaya merokok serta menjaga lingkungan rumah dari asap rokok adalah langkah terbaik untuk mencegah akumulasi zat berbahaya dari rokok yang dapat memicu kanker.

Olahraga

Kurang bergerak atau kemalasan fisik menjadi salah satu faktor risiko kanker di dunia modern seperti sekarang. Lemak yang menumpuk pada orang dengan berat badan berlebih dan obesitas adalah faktor risiko kanker yang berbahaya. Memperbanyak olahraga atau aktivitas fisik setidaknya 30 menit sehari, dapat mencegah kanker payudara, kanker usus, kanker paru-paru, kanker prostat, dan kanker ginjal.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement