BERLAMA-lama berenang atau bermain air membuat kulit di ujung jari mengerut. Tak hanya itu, udara dingin bisa membuat tangan keriput. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Berikut ulasannya.
Banyak orang berpikir bahwa kulit mereka membengkak karena terlalu lama di bawah air karena menyerap air, sementara ada pula beranggapan bahwa kulit di jari dan kaki mereka keriput akibat osmosis. Perlu diketahui osmosis adalah perpindahan larutan dari konsentrasi tinggi ke rendah.
Namun, jika osmosis adalah alasan di balik ini, bagian lain dari tubuh Anda mengalami hal yang sama. Perlu diketahui, hal ini terkait dengan saraf simpatik di ujung jari Anda.
Sistem saraf simpatis merupakan bagian dari sistem saraf pusat yang bertanggung jawab atas respons darurat dalam tubuh. Dia mengontrol sejumlah fungsi, termasuk denyut jantung dan tekanan darah.
Pembuluh darah perifer atau pembuluh tepi menegang ketika sistem saraf simpatik terancam. Ini akan menarik darah ke otot dan organ utama di pusat tubuh. Ketika sistem simpatis diaktifkan, maka pembuluh darah jari tangan dan kaki menyempit dan membatasi aliran darah di sana. Volume darah yang menipis di lapisan dalam jaringan lunak menarik kulit ke dalam, menciptakan lipatan yang kita kenal sebagai keriput.
Dilansir Healthmeup, Minggu (25/1/2015), sebuah ahli neurobiologi evolusioner, Mark Changizi pada 2011 berteori bahwa kulit keriput jari tangan dan kaki berfungsi untuk menyingkirkan air dari kulit Anda. Ini akan membantu Anda mendapatkan pegangan yang lebih baik pada benda-benda yang terendam atau basah.
Menurut dia, kerutan di kaki membantu Anda berjalan dengan aman di permukaan licin, dan berpegangan dengan lebih baik di lantai yang basah. Penelitian berikutnya telah mengonfirmasi teorinya. Ini mungkin memang bentuk penyesuaian tubuh ketika hidup di lingkungan basah.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.