KEMENTERIAN Kesehatan RI turut berperan besar dalam pencarian korban pesawat AirAsia QZ 8501. Salah satunya yakni, ikut menyiapkan tenaga ahli guna mengidentifikasi jenazah pesawat penerbangan Surabaya-Singapura.
Pada Sabtu (3/1/2015) lalu, Menteri Kesehatan RI Prof Nila Djuwita Moeloek mengunjungi RS Bhayangkara, Surabaya untuk melihat proses identifikasi korban pesawat AirAsia yang jatuh di perairan Selat Karimata, dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dia mengatakan kesiapan tim dokter forensik sudah bekerja maksimal dalam mengidentifikasi dengan mencocokkan DNA korban dan keluarganya.

“Sekarang sudah benar berapa jenazah dan diidentifikasi oleh Kemenkes dengan bantuan tenaga ahli dari kita. Kebenaran data semua korban supaya diharapkan benar dan keluarga lega,” ujarnya kepada Okezone saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2015).
Saat mengunjungi RS Bhayangkara, Menkes Nila juga terjun langsung menyaksikan identifikasi korban oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) di kamar jenazah. Ia menilai proses identifikasi dilakukan sesuai standar prosedur yang berlaku.

“Saya lihat sampai ke kamar jenazah. Mereka tim harus harus periksa, mulai dari finger print, tanda-tanda khusus dan sebagainya,” tutupnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.