PELAKSANAAN program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan di Depok berjalan cepat. Seluruh rumah sakit swasta tahun 2015 diodorong untuk mau bekerjasama menerima pasien BPJS.
Ketua Komisi D DPRD Depok Lahmudin Abdullah mengatakan, selama ini pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Sawangan Depok membludak. Tak hanya dari Depok saja, bahkan dari pasien dari Bogor berdatangan ke RSUD. Kendati demikian, ia minta agar optimalisasi RSUD Depok ditingkatkan.

“Orang Bogor numpuk di RSUD kita, ini sebagai dorongan bagi RS swasta agar mau MoU pasien BPJS, banyak rumah sakit yang maunya hanya sebagian biaya tidak full. Ada yang sakit tertentu tidak bisa. Integrasi Jamkesda dan BPJS juga harus terintegrasi komprehensif. Maintanance sarana prasarana puskesmas dan RSUD ditingkatkan tahun 2015 ini,” tegasnya dalam Sidang Paripurna DPRD Depok, Senin (5/1/2014),
Direktur RSUD Depok Ernawati mengatakan, evaluasi pelaksanaan BPJS tahun 2014 selama ini tak ada kendala. Ia berharap pembangunan gedung baru untuk tambahan pasien BPJS segera rampung.
