Selain itu, Khofifah juga mengatakan bahwa Hari Ibu memiliki makna sebagai refleksi perjuangan kaum perempuan di masa kini. Tidak hanya di lingkungan keluarga, tapi juga peran mereka di masyarakat.
"Berkarier di rumah atau di luar rumah, perannya sama besarnya untuk mengisi kemerdekaan," imbuh menteri kelahiran Kota Surabaya, Jawa Timur, 19 Mei 1965.
Lebih lanjut, di Hari Ibu kali ini, Khofifah juga mengajak semua masyarakat untuk menghargai kaum perempuan atau para ibu.
"Di Hari Ibu ini, tetap kita bersama-sama memberi penghormatan kepada ibu kita, terutama kepada Ibu Pertiwi," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.