Sementara target untuk mengintegrasikan ketiganya di Sumut, sambungnya, sebanyak 313, namun dari laporan baru ada 290. “Sisanya diharapkan akhir tahun ini sudah terwujud atau sudah terintegrasi di Sumut,” ucap Widwiono.
Sedangkan pelaksanaan pengintegrasian ketiga kelompok KB dan Posyandu serta PAUD, kata Widwiono, merupakan tanggung jawab pemerintah di masing-masing kabupaten/kota di Sumatera Utara. Mulai dari Wali Kota/Bupati, Kecamatan hingga Kelurahan ataupun Pedesaan, yang dimotori oleh PKK.
Sementara, Kabid Keluarga Sejahtera Perwakilan BKKBN Sumut Dra T.Lafalinda MPd mengatakan, program integrasi ketiga kelompok itu sudah mulai berjalan dan diharapkan setiap kabupaten/kota memiliki satu PPKS.
“Saat ini baru ada sekitar 50 persen, ini mungkin karena belum difahami pentingnya PPKS. Makanya disini kita mengundang semua kabupaten/kota dengan harapan dibentuknya PPKS di semua kabupaten/kota,” jelasnya.
Menurutnya, PPKS itu merupakan wadah atau organisasi yang menangani KB, anak, remaja dan konseling KB bagi remaja. “Jadi disini total program,” ujar Lafalinda.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.