"Itu detail yang mutiara putih itu ingin tetap menampilkan keanggunan konsepnya Malala itu sendiri. Makanya baju-bajunya itu tadi agak konservatif, jadi saya tadi kenapa malala itu konsepnya untuk hijab, bisa juga untuk yang tidak memakai hijab juga bisa," papar Ina.
Siluet busana Malala ini pun terbilang cukup berani dengan beberapa busana dalam belahan yang tinggi. Namun, potongan tersebut tetap memiliki kesan sexy yang sopan. Selain itu beberapa siluet cape yang menjadi ciri khas Malala pun turut ditonjolkan.
"Potongan tertutup dan terbukanya juga tidak jorok. Karena malala untuk konsep awalnya itu kaftan. Kalau cape memang jadi ciri khasnya malala, karena malala itu untuk wanita yang enerjik," imbuh Ina Thomas.
Sementara ini, koleksi premium Malala masih tersedia secara online melalui sistem pre-order.
"Jadi ini kita bikin yang premium, kita trial dulu mungkin ada peminat yang premium maka marketnya lebih berkembang lagi. Karena ini premium, jadi kita sedang mencoba. Jadi saat masukin ke website atau internet via online kita akan melihat apakah itu ada yang berminat. Kalau berminat po dia harus menunggu dua minggu karena detailnya susah," tutup Ina Thomas.
(Ainun Fika Muftiarini)