PASTA yang dihangatkan setelah dimasak dan didinginkan beberapa waktu banyak dianggap tidak sehat, hal ini berbeda dengan penemuan di Inggris.
Pasta seperti itu secara signifikan lebih sehat daripada saat baru dimasak, kata sebuah penemuan di Inggris. Dalam acara berjudul “Trust Me, I’m a Doctor” di BBC disebutkan ketika makanan dari zat pati ini dimasak dalam air kemudian didinginkan akan beubah bentuk. Proses tersebut membuat "pati resisten" atau bentuk pati tidak dicerna.
Pati resisten menjadikannya resisten terhadap proses hidrolisis di usus halus. Setelah tidak dicerna dalam beberapa jam setelah dikonsumsi, pati jenis ini difermentasi di dalam kolon (usus besar). Sebagai hasilnya dapat menjadi serat dan makanan bagi bakteri baik.
Dokter Chris van Tulleken memiliki sembilan relawan selama tiga hari diuji untuk memakan pasta dengan temperatur yang berbeda. Ketika mereka makan pasta yang baru dimasak, kadar glukosa darah mereka naik dan turun secara drastis.
Relawan yang mencoba pasta dingin mengalami peningkatan gula yang cukup tinggi. Namun, ketika mereka makan pasta yang dipanaskan, kadar glukosa darah relawan hanya naik setengah daripada saat mereka makan pasta dingin.
Sebagaimana dilansir dari Torontosun, Senin (17/11/2014), penelitian yang dilakukan para ilmuwan di University of Surrey ini telah menerima hibah untuk melanjutkan studi ini.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.