Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bocoran Debus Tingkat Rendah sampai Ekstrem

Winda Destiana , Jurnalis-Minggu, 24 Agustus 2014 |23:57 WIB
Bocoran Debus Tingkat Rendah sampai Ekstrem
Bocoran debus tingkat rendah sampai ekstrem (Foto: Winda/Okezone)
A
A
A

BAGI seseorang yang baru pertama kali melihat penampilan kesenian debus, pasti akan menutup mata. Pasalnya, kesenian ini cukup ekstrem hingga memotong organ tubuh.  
Namun, ada yang perlu Anda tahu mengenai tingkat keekstreman dari kesenian bela diri masyarakat Banten tersebut. Pasalnya, tingkat bahaya dari kesenian ini terbagi menjadi tiga bagian, yakni tingkatan rendah, sedang, dan ekstrem.
 
Hal ini seperti diceritakan Koko Ernawan, salah satu tokoh debus asal Desa Sodong, Pandeglang. Dia mengatakan bahwa debus memiliki tingkat dalam setiap atraksi.
 
"Untuk tingkatan paling rendah, yang akan ditampilkan adalah seseorang yang akan mematahkan pedang, golok atau pisau dengan leher, lengan, kaki atau organ tubuh lainnya," katanya ketika ditemui Okezone di Banten, belum lama ini.
 
Dia menjelaskan, untuk tingkatan sedang, yang akan ditampilkan adalah seseorang yang akan berjalan di atas pecahan bohlam, memecahkan botol dengan kepala, menyayat lidah dengan golok, atau membakar kepala dengan api.
 
Untuk tingkatan paling berbahaya adalah seseorang yang akan memotong lengan, lidah dengan sebuah pedang atau golok. Namun, mereka dapat menyambungkannya kembali dan menjadi utuh.
 
"Yang paling bahaya adalah ketika sudah potong lidah atau lengan. Tetapi tak perlu khawatir, mereka bisa menyambungkannya kembali hingga utuh," tutupnya.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement