JAKARTA - Badan Pembina Trekking Gunung Rinjani berupaya memperjuangkan nasib pelaku industri wisata terhadap kebijakan pemerintah menaikkan tarif masuk wisata alam. Pasalnya, jika kebijakan tetap diberlakukan, dampaknya akan terasa pada mata pencaharian penduduk sekitar.
Hal tersebut disampaikan oleh Asmuni Irpan, Direktur Eksekutif Badan Pembina Trekking Gunung Rinjani. Dirinya mengatakan bahwa kenaikan tarif masuk kawasan taman nasional yang terlalu besar dipastikan akan menurunkan jumlah kunjungan wisatawan bahkan menghilangkan mata pencaharian penduduk sekitar.
“Selama ini, penduduk sekitar mencari penghasilan dengan menjadi tour guide trekking, tour guide jalan-jalan sekitar desa atau air terjun, serta porter. Dengan adanya kebijakan tersebut, pastinya akan menghilangkan pendapatan mereka,” katanya ketika dihubungi Okezone, belum lama ini.
Dia menambahkan, tak hanya mereka yang kehilangan penghasilan, juga pelaku wisata lainnya, seperti sejumlah pekerja yang bekerja di losmen, hotel, serta restoran yang terdapat di desa menuju jalan masuk taman nasional.
“Belum lagi menurunnya pendapatan para pedagang yang ada di sekitar desa. Di sepanjang lokasi wisata, kalau tidak ada wisatawan, darimana mereka mendapat penghasilan?,” tutupnya.
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59 Tahun 1998 yang mengatur Tarif Jasa Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Kementerian Kehutanan dan Perkebunan diubah menjadi PP Nomor 12 Tahun 2014 yang telah ditetapkan pada 14 Februari 2014. Dengan ditetapkannya PP baru tersebut, tarif masuk taman nasional pun berubah.
Pemberlakuan tarif baru masuk ke taman nasional direncanakan Mei mendatang. Penentuan tarif akan bergantung pada status rayon atau zona pada taman nasional bersangkutan. Adapun yang masuk ke dalam rayon I selain Taman Nasional Gunung Rinjani ada Taman Nasional Komodo. Kemudian Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru di Rayon 2, dan ada tiga taman nasional lainnya.
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.