Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Dampak Buruk jika Fungsi Limpa Terganggu

Qalbinur Nawawi , Jurnalis-Kamis, 26 Desember 2013 |11:55 WIB
Kenali Dampak Buruk jika Fungsi Limpa Terganggu
Organ limpa, ( Foto: google)
A
A
A

PERAN limpa dalam tubuh tak bisa dianggap remeh. Ketika organ ini tak berfungsi maka serangan infeksi atau virus pun mengintai.  
Limpa adalah organ yang ada di bagian kiri atas perut. Persisnya, terletak di samping lambung dan pankreas. Salah satu fungsi utama dari limpa adalah menyaring sel-sel darah merah tua dan sel yang hampir mati. Limpa juga menyimpan trombosit yang biasanya membantu dalam pembekuan darah dan penggumpalan darah.
 
Limpa bertindak seperti tempat penyimpanan khusus dari sel yang disebut sel darah putih. Sel darah putih yang disimpan dalam limpa akan bermigrasi ke tempat yang terdapat luka dan berubah menjadi sel-sel utusan yang menghapus sel darah sekarat atau sel-sel mati, dan menyembuhkan luka. Demikian seperti dilansir Foxnews.
 
Sebagai akibat dari infeksi dan virus, ukuran limpa bisa juga membesar. Hal itu biasa terjadi pada seseorang yang memiliki penyakit leukemia atau kanker limfoma. Trauma atau limpa pecah juga bisa menyebabkan masalah yang signifikan bagi kesehatan tubuh. Singkatnya, seseorang yang terdiagnosis penyakit tersebut meningkatkan risiko limpa tak berfungsi optimal.
 
Sementara itu, limpa tak memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh, khususnya dalam beberapa kasus ketika organ limpa "diangkat". Pasien tersebut memiliki risiko lebih besar terinfeksi dan terserang virus karena sel yang sekarat atau sel-sel mati tak akan mampu memperbaiki, karena tempat penyimpanan untuk sel-sel khusus langsung dibawa keluar. Jadi, jika ada seseorang mengambil keputusan mengangkat limpa karena leukimia, limfoma, anemia sel sabit atau trauma, vaksinasi adalah suatu keharusan untuk mencegah infeksi mematikan di masa depan.
 
Seseorang yang memiliki trauma limpa harus segera mengambil tindakan agar limpa tak meledak. Bila mungkin, ahli bedah bisa mencoba untuk mencari donor limpa yang sesuai dengan tubuh pasien agar ia masih bisa sehat. Selain itu, donor limpa bisa mengurangi risiko infeksi dan membantu menyembuhkan luka setelah operasi.

(Dwi Indah Nurcahyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement