Danny Satriadi (Foto: Indahjonasson)
MENJADI anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) rupanya merupakan mimpi terbesar Danny Satriadi. Apalagi, IPMI sendiri merupakan salah satu organisasi mode besar di Indonesia.
"IPMI organisasi yang matang. Jadi, saya memang punya
wish dari dulu, mudah-mudahan bisa bergabung, dan sekarang terlaksana," ucapnya di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2013.
Karena itu, sebagai anggota IPMI, Danny pun juga turut serta pada
trend show tahun ini. Dalam pergelaran tersebut, desainer kelahiran 27 Febuari 1976 itu menghadirkan karya bernuansa keindahan alam dan dikemas dengan tema
Inflorescence. Siluet-siluet flora yang diolah sedemikian rupa, kemudian diterjemahkan dalam
digital print, serta potongan
curvy yang mengesankan struktural,
fun, eddy dan modern, namun elegan.
Selain itu, beberapa teknik yang digunakan, yakni
layering, moulage atau pembuatan busana sesuai motif, serta teknik
high fashion yang menggabungkan material seperti
duches, tafetta dan velvet dengan bahan silk organza, sifon
silk dan
tulle, semakin menambah kesan feminim si pemakainya.
Sementara untuk warnanya, Danny lebih memilih netral, seperti
ash grey, krem, hitam ataupun
snow, serta dipadu
acid green, medium violet red dan
cyber yellow. Hal ini untuk menggambarkan era kekinian, di mana semua orang bisa berkreasi sesuai karakter masing-masing.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.