Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Tanjidor di Sambas

Arief Sinaga , Jurnalis-Senin, 17 Juni 2013 |10:08 WIB
Ada Tanjidor di Sambas
Grup Tanjidor Kijang Berantai dari Sambas (Foto: Arief/Sindo Trijaya)
A
A
A

SAMBAS - Budaya, khususnya kesenian musik Tanjidor, ternyata tidak hanya identik dengan Betawi atau Jakarta. Yang menarik, Tanjidor ada di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, enam jam perjalanan dari Pontianak, Ibu Kota kalimantan barat.

Dari cara berpakaian baju koko warna cerah berkopiah, sama persis dengan cara berpakaian pemusik Tanjidor yang kian langka di Jakarta. "Tanjidor sejarahnya masuk ke Sambas sekitar tahun 1920, dibawa oleh pemuda pemuda Sambas yang merantau ke Batavia pada tahun 1911, kata Jakfar (58), pemilik Grup Tanjidor Kijang Berantai yang juga Ketua Paguyuban Tanjidor Sambas.

Menurut Jakfar, biasanya Tanjidor dihadirkan pada saat upacara perkawinan, hari besar kenegaraan seperti HUT RI, hingga menerima tamu penting di Kabupaten Sambas. Untuk di Sambas sendiri, ada sekira 80 grup Tanjidor yang bertahan hidup di tengah gencarnya musik pop dan dangdut yang lebih diterima oleh masyarakat.

Jakfar mengakui, setiap anggota grup Tanjidor yang terdiri dari 8-10 orang, sekali tampil hanya di bayar Rp100 ribu per orang. "Kami bertahan memainkan musik Tanjidor karena hobi saja. Kalau penghasilan jangan ditanya lah, lagipula kita semua bakat alam main tanjidor," ujarnya sembari tersenyum.

Yang menarik, grup tanjidor seperti Kijang Berantai mampu memainkan lagu lagu populer, selain lagu wajib Tanjidor berbahasa Belanda berjudul "Juliana" hingga lagu "si Jali jali" asal Jakarta. Di lihat dari usia musisi Tanjidor yang rata rata 50-70 tahun, Jakfar mengakui kian kurangnya minat generasi muda untuk memainkan alat musik ala Tanjidor, seperti terompet, trombone, hingga tanji (drum besar).

Grup Tanjidor Kijang Berantai sendiri salah satu grup yang sering diundang ke berbagai acara budaya, seperti Festival Keraton di Cirebon (1997), Gelar Budaya Nusantara di TMII (1991), dan Jakarta Fair (1992). Meski seluruh 34 Kabupaten di Kalimantan Barat kerap menghadirkan Tanjidor, Kabupaten Sambas merupakan garda terdepan penghasil grup Tanjidor yang didukung penuh Dinas Pariwisata Sambas.

(Fitri Yulianti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement