KESUKSESAN Urban Crew tak lantas membuat Era Soekamto berpuas diri. Justru dengan hal itu, dirinya merasa tertantang untuk menciptakan sebuah karya lain.
Melalui lini fesyen yang diberi label namanya sendiri tersebut, wanita kelahiran 3 Mei 1976 ini terbilang sukses menghadirkan konsep baru yang lebih dewasa dan sarat akan unsur budaya.
“Aku stop dulu Urban Crew, tapi aku keluarkan koleksi Era Soekamto. Aku pikir ini in the end harus bisa beda,” katanya kepada Okezone secara eksklusif di butik Iwan Tirta Private Collection, kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ketertarikannya terhadap budaya lokal memang bukan tanpa alasan bagi seorang Era Soekamto. Pasalnya, dilatarbelakangi budaya yang sangat kental itulah yang membuat dia merubah konsep rancangannya dalam tema yang lebih spesifik, yaitu etnik.
“Koleksi dari Era Soekamto itu menggambarkan aku banget, lebih lady look, lebih menunjukkan care sama budaya,” jelasnya.
“Aku memang ingin mempersembahkan label ini untuk kain Nusantara, baik itu tenun Makassar, Badui ataupun batik aku exploring sekali sampai akhirnya jadi kebaya,” tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.