Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usai Pap Smear Keluar Darah, Normalkah?

Lastri Marselina , Jurnalis-Senin, 05 Desember 2011 |21:00 WIB
Usai <i>Pap Smear</i> Keluar Darah, Normalkah?
Saat pap smear (Foto: Google)
A
A
A

UNTUK mendeteksi kemungkinan terjadinya kanker serviks (mulut rahim), pap smear sangat disarankan bagi wanita yang telah menikah. Namun, perlukah diwaspadai keluarnya darah setelah pemeriksaan pap smear?
 
“Sangat normal beberapa tetes darah keluar usai pap smear. Sebab saat melakukan pap smear, dokter kandungan menggosokan semacam spatula ke mulut rahim Anda untuk mengambil sampel cairan untuk kemudian diperiksa di laboratorium,” jelas Lee Shulman MD, profesor bidang kandungan di Feinberg of Medicine di Northwestern University.
 
Menurutnya, sangat mungkin bagi alat pemeriksa menggores mulut rahim sehingga meneteskan darah. Demikian yang dilansir Cosmopolitan, Senin (5/12/2011).
 
“Tapi beritahu dokter kandungan jika darah masih menetes 24 jam berikutnya. Risiko infeksi bisa terjadi,” tutupnya.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement