Advertisement
Advertisement

Masjid Seribu Tiang di Jambi

Mutya Hanifah , Jurnalis-Selasa, 29 November 2011 |10:30 WIB
Masjid Seribu Tiang di Jambi
masjid seribu tiang (Mutya Hanifah/okezone)
A
A
A

JAMBI - Berkunjung ke Kota Jambi, belum lengkap kalau tidak singgah sejenak ke Masjid Agung Al-Falah. Masjid yang lebih dikenal dengan nama Masjid Seribu Tiang ini diresmikan oleh mantan Presiden Soeharto, pada 29 September 1980.

Masjid Seribu Tiang ini memiliki arsitektur yang unik, karena tidak memiliki dinding atau satu pintu pun. Melainkan ditopang oleh banyak tiang.

Namun, tiang-tiang ini tidak mencapai seribu, hanya memiliki 256 tiang. Struktur seperti ini dipilih agar angin dapat bebas masuk sehingga membuat suasana di masjid terasa sejuk.

Menurut sejarah, tanah tempat Masjid Seribu Tiang ini berdiri dahulunya merupakan istana tanah pilih dari Sultan Thaha. Kemudian, istana tersebut dibumihanguskan oleh Belanda karena Sultan Thaha membatalkan perjanjian dengan Belanda. Kemudian pada tahun 1906, lokasi masjid Agung Al-Falah ini dijadikan asrama tentara Belanda. Lalu, setelah masa kemerdekaan dijadikan sebagai asrama TNI Jambi.

Ketika memasuki bagian tengah masjid, begitu terasa kemegahannya. Dihiasi ukiran dan kaligrafi yang indah, dan delapan tiang penyangga di tengah-tengah masjid berwarna berbeda dari tiang-tiang di bagian lain, yaitu kuning keemasan dengan hiasan ukiran yang cantik. Terdapat pula kubah indah berukuran besar dengan warna beragam dan kaligrafi yang terbuat dari kaca.

Masjid ini memiliki luas bangunan 6.400 meter persegi, dan berdiri di atas tanah seluas 2,7 hektar.

Masjid Agung Al-Falah ini mampu menampung sekira 10 ribu jamaah, dan kerap dikunjungi ulama-ulama terkenal, salah satunya Almarhum KH Abdurrahman Wahid.

(Rani Hardjanti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement