Advertisement
Advertisement

Tanpa Seks Orang Bisa Sakit Jiwa

Lastri Marselina , Jurnalis-Selasa, 13 September 2011 |15:34 WIB
Tanpa Seks Orang Bisa Sakit Jiwa
Tanpa seks, orang dapat sakit jiwa. (Foto: Idiva)
A
A
A

SEBAGAI bagian dari kehidupan dasar manusia, seks tidak dapat diukur dengan materi. Bahkan, keberadaan seks tidak bisa tergantikan dengan apapun. Karenanya, jika dorongan kebutuhan seksual tidak tersalurkan, maka akan berpengaruh buruk bagi kesehatan.

"Tanpa makan atau minum, manusia bisa meninggal dunia. Sementara tanpa seks, seseorang bisa stres yang mengarah pada sakit jiwa," kata Androlog Zoya Amirin, M.Psi di Rumah Sitti, Jl Senopati, belum lama ini.

Lantas, bagaimana kehidupan seks saat berpuasa di bulan Ramadan? Sebagai umat beragama, umat muslim di seluruh dunia tentu beribadah puasa selama sebulan penuh saat Ramadan lalu. Kendati begitu, setiap pasutri tetap dapat melakukannya, seusai beribadah wajib.

"Sebaiknya sewaktu bulan puasa kemarin pasutri tetap melakukan hubungan intim seusai melaksanakan salat Tarawih. Dengan begitu, masing-masing bisa fokus bekerja di pagi hari dan tidak malah mengkhayalkan seks ketika hasrat seksnya tidak terpenuhi," imbuhnya.

Seks memang harus secara rutin dilakukan. Pasalnya, jika tidak tersalurkan, maka rasa 'haus' tidak akan terbayar dengan tuntas.

"Bayangkan saja ketika kita haus, rasa dahaga tidak akan hilang dengan kita membaca buku bukan? Begitu juga dengan seks. Itulah mengapa jika pasutri terbiasa berhubungan intim tiga kali sepekan, sebaiknya tidak menghilangkan kebiasaan tersebut meski tengah berpuasa. Paling tepat ialah melakukannya usai salat Tarawih," tutupnya.

(Chaerunnisa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement