Kompres Miss Teen Indonesia 2011 (Foto: Nisa)
AJANG pencarian bakat berkonsep reality show telah banyak digelar. Namun untuk kali pertama, Miss Teen Indonesia 2011 mencari remaja-remaja putri Indonesia mempromosikan talenta dan potensi individual mereka melalui konsep reality show. Sehingga ajang pencarian bakat ini akan berbeda daripada lainnya.
"Kita mewakili orangtua bagaimana remaja mengeluarkan
inner beauty dengan
self confidence tinggi. Kita coba untuk bikin
reality show bagaimana di-
coaching, di-
grooming dari
nobody menjadi
somebody. Tapi tidak ada paksaan, mengubah orang, mereka tetap jadi diri sendiri. Yang terpenting memiliki kriteria
Brain, Beauty, Behavior, dan
Be Yourself," kata Rudy Sutopo dari Wayang sebagai pemegang lisensi Donald Trump Organization di Indonesia dan Executive Producer Miss Teen Indonesia di Glass House, Wijaya, Jakarta, Rabu (6/7/2011).
Mengambil inspirasi dari America's Next Top Model atau Australia Next Top Model, melalui program ini, pada setiap episodenya, Anda bisa melihat bagaimana para finalis bertransformasi, menjalani setiap kompetisi, dan ditempa berbagai tantangan. Bidangnya mencakup modeling,
personality, akting,
physical, kebudayaan dan rasa kebangsaan, serta kemampuan berkreativitas dan berinovasi. Masa karantina ini yang kemudian "dijual" ke televisi.
"Gambarannya, anak-anak Indonesia karena kurang ekspresif. Di sini dengan adanya Mas Didi Petet jadi di-
coaching dulu bagaimana mereka berekspresi, di-
coaching bagaimana mereka berhadapan dengan kamera jadi tidak grogi, sehingga tujuannya dari masing-masing episode dapat. Mereka juga foto, latihan di
catwalk, akting, juga vokal," papar Keke Soeryo selaku
owner Look Inc di kesempatan yang sama.
Didi Petet mengungkapkan, akting menjadi bagian penting bagi para peserta.
"Akting buat saya sangat penting, karena dapat memahami orang. Lebih bisa memahami orang untuk diekspos ke publik. Apalagi mereka orang-orang yang harus ditonton kelak, jadi harus mengetahui problematikanya akting," papar pemeran Emon dalam "Catatan Si Boy" itu.
Lantas, Miss Teen Indonesia seperti apa yang diharapkan akan mewakili anak bangsa di kancah internasional?
"Anak-anak yang betul-betul memahami siapa dirinya, yang mengenal kebudayaan, dan mewakili dunia internasional sebagai remaja Indonesia," imbuh Didi.
Pencarian putri-putri muda Indonesia ini dilakukan secara intensif melalui proses audisi yang diselenggarakan di delapan kota besar Indonesia, yaitu Makassar dan Balikpapan (23 Juli 2011), Bali dan Surabaya (6 Agustus 2011), Yogyakarta dan Medan (13 Agustus 2011), serta Jakarta dan Bandung (20 Agustus 2011), di mana juri akan menjaring total 50 kontestan dari kota-kota tersebut untuk melakukan tahap seleksi selanjutnya.
Seluruh kisah pencarian Miss Teen Indonesia dalam mencapai puncak kemenangan akan didokumentasikan dalam program
reality show sebanyak 17 episode yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.