SETIAP orang yang bekerja dan dipenuhi banyak kepentingan tidak mungkin menghindari konflik. Meski bisa berdampak positif, jika dibiarkan berlarut-larut, konflik akan menimbulkan masalah besar bagi keberlangsungan hubungan kerja antara atasan-bawahan dan sesama rekan kerja.
Untuk itu, berikut beberapa trik yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan konflik.
Bersikap tenang
Bersikap emosional hanya akan memperburuk keadaan. Karena itu, cobalah bersikap tenang dan yakinkan diri bahwa Anda memiliki pilihan terbaik untuk merespon kondisi konflik tersebut.
Jangan berteriak
Jika rekan kerja Anda berteriak atau memaki Anda, jangan ikut-ikutan melakukan hal yang sama kepadanya. Jika Anda juga melakukan hal tersebut keadaan akan bertambah buruk. Dan yang paling buruk, Anda hanya akan mempermalukan diri Anda sendiri di depan rekan kerja yang lain. Lebih baik balas dengan bersuara tenang dan lembut, dan meyakinkannya bahwa semuanya lebih baik diselesaikan dengan cara berdiskusi.
Sadari perbedaan
Sadari perbedaan cara pandang Anda berdua. Jika sudah, cari tahu apa yang membuat perbedaan tersebut terjadi. Kemudian kemukakan perbedaan tersebut kepadanya dan cari solusinya bersama.
Lakukan kompromi
Saat mencari solusi, bersiaplah untuk melakukan kompromi bersama. Sadari bahwa masing-masing tidak bisa memaksakan kehendak. Skenario terbaik ialah bahwa Anda harus mempengaruhinya agar keputusannya juga berpihak pada kepentingan Anda. Skenario terburuk, Anda mengalah demi kepentingannya. Bisa jadi ini keputusan terbaik untuk keberlangsungan proyek yang dikerjakan bersama.
Jeda sejenak
Jika masing-masing tidak ada yang mau melakukan kompromi, cobalah ambil jeda sejenak untuk memikirkan dan memulihkan kondisi emosi masing-masing. Jeda bisa dilakukan satu jam, dua jam, bahkan sehari. Bisa jadi, dengan menunda pemecahan konflik selama sehari, masing-masing pihak bisa lebih bepikir jernih demi kepentingan bersama.
Berpikir positif
Jika konflik sulit diselesaikan, tetaplah berpikir positif. Mungkin Anda dan rekan kerja akan mengalami masa-masa yang penuh intimidasi dan tidak nyaman, namun yakinlah bahwa nantinya kesepakatan akan berhasil dicapai.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.