Gula Aren vs Stevia, Mana yang Lebih Baik untuk Mengurangi Konsumsi Gula?

Djanti Virantika, Jurnalis
Minggu 08 November 2026 07:05 WIB
Gula aren dan gula stevia. (Foto: Ilustrasi AI)
Share :

MENGURANGI konsumsi gula menjadi salah satu langkah yang banyak dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Utamanya bagi mereka yang memiliki diabetes atau ingin mengontrol kadar gula darah.

Tak sedikit orang kemudian beralih ke pemanis alternatif, seperti gula aren, gula jawa, stevia, hingga berbagai produk pemanis khusus yang diklaim lebih ramah bagi penderita diabetes. Namun, apakah semua alternatif tersebut benar-benar lebih sehat dibandingkan gula pasir?

Menurut dr. Amadea Hasian, Sp.GK yang merupakan Dokter Spesialis Gizi Klinik dalam acara Morning Zone yang tayang di Youtube Okezone, satu hal penting yang perlu diperhatikan, yakni jenis pemanis bukan satu-satunya faktor penentu dampaknya terhadap kesehatan. Jumlah atau porsi yang dikonsumsi juga memiliki peran besar.

Artinya, mengganti gula pasir dengan gula aren atau gula jawa bukan berarti seseorang bisa mengonsumsinya tanpa batas. Hal serupa juga berlaku untuk madu dan pemanis alami lainnya. Label alami tidak otomatis membuat suatu pemanis bebas dari dampak terhadap kadar gula darah.

2. Bagaimana dengan Stevia?

Stevia menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih. Pasalnya, stevia mengandung pemanis dari tanaman stevia dan memiliki sedikit atau bahkan tanpa kalori, tergantung formulasi produknya.

Berbeda dengan gula pasir, stevia murni tidak memberikan tambahan karbohidrat dalam jumlah berarti. Dengan begitu, stevia umumnya memiliki pengaruh minimal terhadap kadar glukosa darah.

Meski demikian, konsumen tetap perlu memperhatikan komposisi produk. Beberapa pemanis yang dijual dengan label stevia merupakan campuran dengan bahan lain, seperti dekstrosa atau maltodekstrin. Karena itu, penting untuk membaca label kemasan sebelum memilih produk pemanis alternatif.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya