PROFIL dan potret cantik Rachel Allessya Rose menarik diulas. Sebab, pebulu tangkis satu ini turut jadi andalan pelatnas PBSI di sektor ganda putri.
Nama Rachel sendiri semakin dikenal pencinta bulu tangkis Tanah Air. Selain penampilannya di lapangan, sosok Rachel juga menarik perhatian berkat pesona dan gaya personalnya.
Perjalanan Rachel di dunia bulu tangkis bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Berawal dari mengikuti sang ayah bermain bulu tangkis, ia kemudian menekuni olahraga tersebut hingga menjadi atlet profesional yang mewakili Indonesia di berbagai turnamen internasional.
Ketertarikan Rachel terhadap bulu tangkis tumbuh sejak kecil. Dalam wawancara Okezone pada April 2026, Rachel menceritakan bahwa awalnya ia hanya ikut menemani sang ayah, yang akrab disapanya dengan panggilan Papi, bermain bulu tangkis bersama teman-temannya.
Saat berada di arena bulu tangkis, Rachel melihat banyak anak seusianya yang juga berlatih. Sang ayah kemudian menanyakan apakah ia tertarik untuk ikut berlatih secara lebih serius.
Rachel pun mencoba dan akhirnya menekuni olahraga tersebut. Selain tertarik bermain bulu tangkis, suasana latihan yang mempertemukannya dengan banyak teman turut membuat pengalaman itu terasa menyenangkan.
Dari pengalaman sederhana tersebut, Rachel mulai membangun perjalanan panjangnya sebagai atlet. Ia tercatat mulai bermain bulu tangkis sejak berusia delapan tahun sebelum akhirnya menapaki jenjang pembinaan yang lebih tinggi.
Rachel resmi masuk Pelatnas PBSI pada 2020. Sejak saat itu, ia terus mengembangkan kemampuan dan pengalamannya dalam persaingan bulu tangkis nasional maupun internasional.
Pada level junior, Rachel pernah berpasangan dengan Meilysa Trias Puspitasari. Keduanya mencatatkan prestasi dengan menjadi juara Denmark Junior 2021 dan melaju ke final nomor ganda putri Kejuaraan Dunia Junior 2022. Rachel juga menjadi bagian dari tim Indonesia yang meraih medali perunggu pada ajang tersebut.
Pengalaman di level junior menjadi bagian penting dalam proses perkembangannya. Persaingan di turnamen internasional membantunya menghadapi lawan dengan karakter permainan yang beragam sekaligus membangun kematangan bertanding.
Setelah memasuki level senior, Rachel melanjutkan kiprahnya di sektor ganda putri dan berkesempatan tampil di berbagai turnamen bergengsi. Perjalanannya menunjukkan proses bertahap seorang atlet muda dalam membangun karier di level elite.