Menurut ahli gizi Kao Min-min yang dikutip dari The Standard, alpukat dengan kulit hijau tidak selalu mengalami perubahan warna saat matang. Pada jenis ini, kamu bisa memeriksa tingkat kematangannya dengan menekan permukaan buah secara perlahan. Jika terasa sedikit empuk, alpukat kemungkinan sudah matang.
Sementara itu, alpukat dengan kulit kemerahan biasanya mengalami perubahan warna ketika matang. Kulitnya dapat berubah dari hijau menjadi cokelat tua atau merah keunguan. Permukaan kulit yang awalnya licin dan mengilap juga bisa menjadi sedikit berkerut.
Meski begitu, warna kulit saja tidak selalu cukup untuk menentukan kematangan karena setiap varietas alpukat memiliki karakteristik berbeda.
Selain rasanya yang enak, alpukat juga dikenal mengandung beragam nutrisi. Berikut beberapa manfaat yang dikaitkan dengan kandungan gizinya.
1. Membantu menjaga kadar kolesterol