Alpukat sebenarnya menghasilkan gas etilen sendiri. Dengan menyimpannya di dalam kantong kertas, gas tersebut dapat terkumpul di sekitar buah sehingga mempercepat proses pematangan.
Agar hasilnya lebih optimal, masukkan pisang atau apel ke dalam kantong yang sama. Kedua buah tersebut juga menghasilkan etilen sehingga proses pematangan alpukat bisa berlangsung lebih cepat.
Kamu bisa meletakkan alpukat di area dekat jendela yang terkena sinar matahari langsung. Meski demikian, hindari menempatkan alpukat di lokasi yang terlalu panas dalam waktu lama. Suhu berlebihan bisa membuat buah mengalami pemanasan tidak merata dan memengaruhi kualitasnya.
Caranya, bungkus seluruh bagian alpukat dengan aluminium foil, lalu masukkan ke dalam oven bersuhu sekitar 100 derajat celsius selama 10 menit. Setelah itu, keluarkan alpukat dan dinginkan di dalam lemari es sebelum dikonsumsi.
Metode ini bisa membuat tekstur alpukat menjadi lebih lunak dalam waktu singkat. Namun, perlu diketahui bahwa alpukat yang dilunakkan menggunakan panas tidak selalu sama dengan alpukat yang matang secara alami.