POHON alpukat yang tumbuh subur belum tentu menghasilkan buah yang melimpah. Salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan adalah penyiraman.
Air yang cukup membantu menjaga kesehatan akar, mendukung pertumbuhan daun, serta menunjang perkembangan bunga dan buah. Sebaliknya, penyiraman berlebihan justru dapat menyebabkan akar membusuk.
Lantas, kapan waktu terbaik untuk menyiram pohon alpukat di rumah? Berapa kali penyiraman perlu dilakukan agar tanaman tumbuh sehat dan produktif? Berikut panduan yang bisa diterapkan.
Dilansir dari UCANR, waktu yang disarankan untuk menyiram pohon alpukat adalah pagi hari, sekitar pukul 06.00–09.00. Pada waktu ini, air dapat meresap ke dalam tanah sebelum suhu meningkat pada siang hari.
Penyiraman pada pagi hari juga memudahkan kamu memeriksa kondisi tanah dan memastikan tanaman memperoleh air sebelum menghadapi panas. Jika tanah sudah terlalu kering pada sore hari, penyiraman tambahan bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Namun, hindari menyiram secara otomatis setiap hari tanpa memeriksa kelembapan tanah terlebih dahulu.
Frekuensi penyiraman bergantung ke sejumlah faktor. Mulai dari usia tanaman, kondisi cuaca, jenis tanah, dan apakah alpukat ditanam langsung di tanah atau di dalam pot.
Bibit atau pohon yang baru ditanam
Periksa kelembapan tanah setiap hari. Pada cuaca panas, tanaman muda umumnya membutuhkan penyiraman lebih sering, sekitar 2–3 kali seminggu atau lebih sesuai kondisi tanah dan media tanam.
Pohon alpukat yang mulai besar
Penyiraman bisa dilakukan sekitar 1–2 kali seminggu saat cuaca kering, lalu disesuaikan berdasarkan kelembapan tanah dan curah hujan.
Pohon alpukat dewasa
Penyiraman biasanya lebih jarang, tetapi air perlu menjangkau area perakaran secara memadai. Pada musim hujan, penyiraman tambahan dapat dikurangi atau dihentikan sementara jika tanah masih basah.
Panduan ini merupakan perkiraan awal, bukan jadwal mutlak. Pohon yang ditanam di pot kecil dapat lebih cepat kekurangan air dibandingkan pohon yang tumbuh di tanah. Sebaliknya, tanah yang berat dan sulit mengalirkan air membutuhkan jeda penyiraman lebih panjang.