MINUM air putih merupakan salah satu cara penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Namun, kebiasaan minum dalam jumlah banyak menjelang tidur sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko buang air kecil di malam hari, bahkan hingga ngompol saat tidur.
Lantas, benarkah minum banyak air sebelum tidur bisa membuat seseorang ngompol? Ataukah hal tersebut hanya mitos semata?
Dilansir dari Medicine Net, saat tidur, tubuh sebenarnya tetap memproduksi urine. Hanya saja, produksi urine biasanya melambat sehingga seseorang tidak perlu berulang kali bangun untuk ke kamar mandi.
Ketika seseorang minum banyak air sebelum tidur, jumlah cairan yang harus diproses tubuh menjadi lebih besar. Akibatnya, kandung kemih dapat terisi lebih cepat sepanjang malam.
Pada kondisi tertentu, rasa ingin buang air kecil bisa membangunkan seseorang. Namun, jika seseorang tidur sangat lelap atau memiliki gangguan tertentu pada fungsi kandung kemih, urine dapat keluar tanpa disadari. Inilah yang dikenal sebagai bedwetting atau ngompol saat tidur.
Meski demikian, efek yang lebih umum dari terlalu banyak minum sebelum tidur adalah nokturia, yaitu kondisi ketika seseorang terbangun pada malam hari karena ingin buang air kecil. Gangguan tidur akibat harus berulang kali ke kamar mandi dapat membuat waktu dan kualitas tidur berkurang.
Jika terjadi terus-menerus, kurang tidur dapat berdampak pada kondisi fisik dan mental. Risiko nokturia juga dapat meningkat pada orang dengan kondisi tertentu, seperti diabetes, penyakit jantung, gangguan kandung kemih, obesitas, atau mereka yang mengonsumsi obat diuretik.
Minum air sebelum tidur sebenarnya tidak selalu buruk. Jika merasa haus, minum sedikit air tetap lebih baik daripada membiarkan tubuh kekurangan cairan.
Yang perlu diperhatikan adalah jumlahnya. Minum satu atau dua gelas mungkin berbeda dampaknya dengan mengonsumsi air dalam jumlah besar tepat sebelum beranjak ke tempat tidur.
Tubuh juga kehilangan cairan ketika tidur melalui pernapasan dan keringat. Karena itu, menjaga hidrasi sepanjang hari lebih baik daripada mencoba memenuhi kebutuhan cairan sekaligus pada malam hari.
(Djanti Virantika)