Konten tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Oklin pun dipanggil untuk memberikan keterangan terkait laporan tersebut.
Persoalan itu tidak hanya mendapat perhatian aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Setelah kontroversi tersebut mencuat, Oklin menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Ia mengakui bahwa konten yang dibuatnya bertentangan dengan etika moral dan nilai agama. Oklin juga meminta kesempatan kepada masyarakat untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Kini, namanya kembali menjadi perbincangan setelah unggahan terbarunya mengenai gaya busana di tepi pantai menuai berbagai reaksi dari warganet.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)