Prof. Upik turut meluruskan anggapan mengenai kemungkinan nyamuk menularkan HIV/AIDS. Ia menjelaskan bahwa nyamuk memang dapat mengisap darah orang yang terinfeksi HIV, tetapi virus tersebut tidak dapat berkembang biak di dalam tubuh nyamuk.
Virus HIV juga akan mati dalam waktu singkat di dalam tubuh nyamuk sehingga tidak dapat ditularkan kembali kepada orang lain melalui gigitan.
Untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk sekaligus mencegah perkembangbiakannya, masyarakat dianjurkan menerapkan gerakan 3M Plus. Langkah tersebut meliputi menguras tempat penampungan air, menutup wadah yang dapat menampung air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan menggunakan losion antinyamuk, mengenakan pakaian yang menutupi kulit, serta memakai kelambu saat tidur.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)