Maskulinitas merupakan konsep yang luas dan subjektif. Ukuran organ genital juga tidak dapat digunakan sebagai indikator langsung kadar testosteron pada pria dewasa.
Dengan kata lain, penis yang lebih besar tidak otomatis menunjukkan kadar testosteron yang lebih tinggi atau tingkat kejantanan yang lebih besar.
Jawabannya adalah tidak. Panjang penis bukan faktor utama yang menentukan kesuburan pria.
Kesuburan lebih berkaitan dengan kondisi sperma dan kesehatan sistem reproduksi secara keseluruhan. Oleh karena itu, pria yang ingin mengetahui tingkat kesuburannya sebaiknya menjalani pemeriksaan medis, termasuk analisis sperma bila diperlukan, bukan menilai dari ukuran penis.
Pada akhirnya, ukuran penis juga bukan satu-satunya faktor yang menentukan kepuasan dalam hubungan seksual. Komunikasi, kenyamanan, keintiman, dan pemahaman terhadap kebutuhan pasangan justru memiliki peran penting dalam membangun kehidupan seksual yang sehat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)