Bukan Hanya Batuk Pilek, Ini Penyakit yang Mudah Menular pada Anak saat Kembali Sekolah

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 20 Juli 2026 16:05 WIB
Ibu dan anak. (Foto: Freepik)
Share :

MASA kembali sekolah menjadi momen yang dinantikan para siswa. Namun di sisi lain, para orangtua juga kerap waswas dalam menyambut momen kembali ke sekolah.

Pasalnya, ada sejumlah penyakit yang bisa menyerang anak. Selain batuk pilek dan demam berdarah (DBD), terdapat sejumlah penyakit menular yang kerap menyerang anak-anak setelah kembali beraktivitas di lingkungan sekolah. Apa saja?

"Kalau pada anak-anak biasanya penyakit yang paling sering muncul setelah masuk sekolah, selain batuk pilek dan demam berdarah, adalah yang pertama HFMD atau Hand, Foot, and Mouth Disease atau yang biasanya disebut flu Singapura," ujar dr. Atika dalam acara Morning Zone yang tayang di YouTube Okezone.

Menurutnya, flu Singapura sering kali sulit dikenali pada tahap awal karena gejalanya tidak terlalu mencolok. Anak umumnya mengalami sariawan dan muncul ruam kemerahan di telapak tangan maupun telapak kaki. Namun, tanda-tanda tersebut kerap luput dari perhatian orangtua karena belum terlihat jelas.

"Karena gejalanya enggak begitu jelas ya. Sariawan kan enggak kelihatan. Terus kemerahan di tangan atau di telapak kaki kalau fase-fase awal, ini biasanya enggak terlihat. Itu yang pertama sering terjadi," jelas dr. Atika.

 

2. Cacar Air

Selain flu Singapura, cacar air juga menjadi penyakit yang sering menyebar di lingkungan sekolah. Menurut dr. Atika, ruam atau lenting pertama biasanya muncul di bagian tubuh yang tertutup pakaian sehingga tidak langsung disadari.

"Seperti cacar, itu juga sering banget terjadi karena muncul plenting pertamanya mungkin di badan, jadi enggak kelihatan karena ketutup baju. Tiba-tiba besok sudah banyak, padahal sebelumnya sudah bisa menularkan," ujar dr. Atika.

dr. Atika mengingatkan bahwa anak yang telah terinfeksi penyakit-penyakit tersebut bisa saja menularkan virus kepada teman-temannya sebelum gejala muncul secara jelas. Karena itu, orangtua perlu lebih waspada terhadap perubahan kondisi kesehatan anak, terutama pada masa awal masuk sekolah.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya