LIMA kondisi kuku yang jadi sinyal gangguan kesehatan dalam tubuh menarik diulas. Sebab, tanda-tanda yang muncul pada kuku ini ternyata tak bisa dianggap sepele.
Kuku sendiri sebenarnya seringkali luput diperhatikan. Jangankan bentuk atau kondisinya, seseorang kadang bisa saja lupa untuk menggunting kukunya saat sudah panjang.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, dalam unggahan video di akun Instagramnya membagikan edukasi terkait 5 tanda pada kuku yang menjadi indikator adanya gangguan kesehatan dalam tubuh. Tanda-tanda ini penting diketahui agar tahu kapan waktu tepat ke dokter.
“Kebanyakan perubahan kuku wajar kok. Tapi ada yang perlu diperhatiin biar tahu kapan mesti ke dokter,” tulis dr. Cecep.
Tanda yang pertama adalah garis gelap yang memanjang di satu kuku. dr. Cecep menjelaskan, hal tersebut bisa saja dianggap aman jika terjadi di semua kuku.
Namun, jika hanya terjadi di satu kuku, ini harus diwaspadai. Terlebih, jika garis hitam tersebut melebar bahkan hingga ke kulit.
“Garis gelap memanjang di satu kuku, sebagian besar jinak, apalagi kalau ada di banyak jari warnanya sama (umum di kulit kita). Tapi kalau cuma di 1 jari, baru muncul, makin lebar, atau bocor ke kulit sekitar, buruan cek ya,” ucap dr. Cecep.
Kemudian, tanda kedua adalah kuku yang terbelah menjadi dua warna yang mencolok. Menurutnya, kondisi tersebut bisa menjadi indikator adanya gangguan fungsi ginjal.
“Kuku kebagi dua warna, pangkal putih ujung merah (Lindsay's nails), muncul di 20-50 persen pengidap sakit ginjal kronis. Kalau barengan mual, gatal, atau pipis berubah, cek fungsi ginjal ya,” tutur dr. Cecep.
Kondisi ketiga adalah ujung jari membulat dan membuat ujung kuku menghilang. dr. Cecep menjelaskan, kondisi tersebut bisa saja menjadi indikator adanya gangguan pada paru-paru dan jantung.
“Ujung jari membulat, sudut kuku ilang (clubbing) bisa nyambung ke masalah paru atau jantung. Tempelin 2 kuku telunjuk, kalau celah wajiknya hilang, itu tandanya, apalagi kalau baru muncul + sesak, jangan tunda,” jelas dia.
Sementara itu, tanda keempat adalah kuku berlubang seperti ditusuk jarum serta cekung. Ini indikasi radang autoimun di kulit.
“Kuku berlubang kecil kayak bekas jarum (pitting) sering nyambung ke radang autoimun kulit kayak psoriasis (40-50 persen pengidapnya). Ada lubang + kulit merah bersisik? Cek ke dokter kulit,” tambah dr. Cecep.
Terakhir, ada kuku cekung hingga bisa menampung air. Ini bisa jadi tanda bahwa kamu kurang zat besi kronis.
Maka dari itu, ia menyarankan agar tidak menganggap sepele kondisi kuku kita. Walaupun sederhana, kuku bisa menjadi tanda awal adanya gangguan kesehatan pada tubuh.
“Kuku tuh bisa jadi petunjuk awal, bukan alat vonis. Enggak usah panik, tapi jangan cuek kalau menetap,” pungkas dia.
(Djanti Virantika)