Jangan Langsung Tidur saat Rambut Basah, Bisa Kena Folikulitis!

Niko Prayoga , Jurnalis
Kamis 09 Juli 2026 22:05 WIB
Tidur rambut basah. (Foto: Freepik)
Share :

MANDI dan keramas di malam hari usai beraktivitas memang terasa segar. Namun, jangan sampai kamu tidur saat rambut masih basah.

Pasalnya, kebiasaan ini bisa menyebabkan sesuatu yang tidak kamu inginkan di kulit kepala. Kamu bisa terkena folikulitis.

1. Ancaman Folikulitis

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan dalam unggahan video di akun Instagramnya menuliskan bahwa tidur saat rambut basah memang terlihat sebagai hal sepele. Namun ternyata, kebiasaan ini bisa menimbulkan jamur kulit kepala atau folikulitis.

“POV: Kebiasaan langsung tidur pas rambut masih basah gini kelihatannya sepele, tapi ternyata bisa munculin masalah ini, jamur kulit kepala Folikulitis,” tulis dr. Cecep dikutip Rabu (8/7/2026).

Dalam caption unggahannya, dr. Cecep menjelaskan bahwa rambut yang basah dan masih lembab bisa saja menjadi sarang jamur jika dibiarkan terlalu lama dan tidak segera dikeringkan. Apalagi jika sampai dibawa tidur dan membuat bantal ikut lembab. Hal tersebut bisa membuat jamur normal di kepala (Malassezia) dan bakteri (Staphylococcus) lebih gampang berkembang biak.

“Makanya bisa muncul ketombe parah sampai folikulitis (radang pori-pori rambut yang bentuknya kayak jerawat kecil). Selain itu, rambut pas basah itu lagi rapuh. Kalo sering kegesek bantal, ujungnya jadi gampang patah,” jelas dia.

 

2. Tips Mencegah

Ada beberapa tips solusi yang disarankan dr. Cecep agar kondisi tersebut bisa dicegah. Salah satunya dengan mengeringkan rambut yang basah sebelum tidur agar tidak membuat bantal menjadi lembab.

Kemudian, perhatikan sarung bantal yang kamu pakai apakah rutin dicuci atau tidak. Hal tersebut bisa didukung dengan menggeser jadwal keramas ke jam lain misal pagi hari sebelum beraktivitas.

“Kalo emang kecapean banget, minimal pastiin kulit kepala dan akar rambut kering. Ini penting buat mutus lingkungan lembab. Usahain sering ganti sarung bantal, biar sisa kuman gak numpuk dan balik lagi ke kepala kita,” tutur dr. Cecep.

Selain mencegah adanya lingkungan yang lembab seperti di atas, dr. Cecep juga menyarankan agar sarung bantal terbuat dari bahan sutra atau satin yang bisa mengurangi gesekan. Lebih baik lagi jika rambut kamu diikat longgar agar gesekan antara rambut dengan bantal tidak terlalu signifikan.

“Pake sarung bantal yang licin buat ngurangin gesekan, jadi rambut gak gampang patah pas kita bolak-balik tidur. Kalo rambutnya panjang, ikat longgar aja. Jangan dijepit kenceng biar akarnya gak ketarik,” pungkas dia.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya