Dokter Ungkap USG 2D Bisa Deteksi Kelainan Janin, Kalahkan 4D

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Minggu 05 Juli 2026 12:05 WIB
Ilustrasi USG. (Foto: dok Freepik/ArtPhoto_studio)
Share :

Karena itulah, saat pemeriksaan fetomaternal, sebagian besar waktu dokter justru menggunakan mode USG 2D. Sementara itu, USG 3D maupun 4D berfungsi sebagai pelengkap pada kondisi tertentu. Misalnya, untuk membantu menilai kelainan permukaan tubuh seperti bibir sumbing, kelainan ekstremitas, atau memperjelas temuan yang sudah terlihat pada USG 2D.

“USG 3D dan 4D berfungsi sebagai pelengkap pada kondisi tertentu. Misalnya untuk membantu menilai kelainan permukaan tubuh seperti bibir sumbing, kelainan ekstremitas, atau memperjelas temuan yang sudah terlihat pada USG 2D,” ungkapnya.

Selain membantu mengevaluasi beberapa kondisi tertentu, USG 4D juga memberikan gambaran wajah janin yang lebih mudah dipahami oleh calon orang tua. Ia juga menjelaskan, pemeriksaan 3D/4D bukan pemeriksaan wajib dan digunakan bila memang ada indikasi atau untuk melengkapi evaluasi tertentu.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak kecewa apabila dokter lebih banyak menggunakan USG 2D saat pemeriksaan kehamilan.

“Bukan karena alatnya kalah canggih. Justru karena itulah standar pemeriksaan untuk mendeteksi kelainan bawaan pada janin,” tegasnya.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya