Olahan mie kuning dan bihun yang secara tradisional dimasak satu per satu menggunakan anglo (tungku tanah liat) dan arang. Bumbunya menggunakan kemiri, kaldu ayam kampung, dan sering kali dicampur dengan telur bebek mentah yang diaduk saat proses memasak.
Mie kuning dan kol yang direbus (di-ongklok) lalu disiram dengan kuah kental berbahan dasar pati singkong, gula merah, dan ebi. Hidangan ini wajib dinikmati bersama sate sapi dan tempe kemul.
Bakmi khas Pontianak yang disajikan dengan topping melimpah, di mana bintang utamanya adalah capit atau daging kepiting rebus, ditemani bakso ikan, kekian, dan irisan daging ayam.
Sekilas mirip dengan ifumie. Mie kuning berukuran kecil digoreng hingga garing dan renyah, kemudian disiram dengan kuah kental berisi sayuran hijau, irisan ayam, bakso, dan aneka seafood.
Mie kuning khas Kabupaten Bangka Tengah yang keistimewaannya terletak pada kuahnya. Kuahnya terbuat dari kaldu ikan tenggiri yang direbus lama, menghasilkan cita rasa kaldu laut yang manis, gurih, dan sedikit kental. Bisa ditambahkan perasan jeruk kunci untuk sensasi segar.
(Agustina Wulandari )