dr. Gia juga mengingatkan bahwa dokter internship bukanlah mesin jaga atau tenaga kerja yang bisa dibayar murah. Para dokter internship merupakan dokter muda yang sedang mengabdi serta punya batasan kapasitas.
“Teman-teman bukan tenaga kerja murah dan bukan mesin jaga. Dokter muda yang sedang belajar mengabdi, tapi sekaligus manusia yang punya batas,” tutur dr. Gia.
Menurutnya, para dokter internship tetap berhak mendapat jam kerja yang layak dan manusiawi, lingkungan yang aman dan nyaman, serta hak medis saat kondisi sakit.
“Jam kerja yang manusiawi, supervisi yang layak, lingkungan kerja yang aman, dan penanganan medis saat sakit, semua itu hak dasar,” beber dia.
Meski tengah mengabdi, kondisi kesehatan tetap harus diutamakan, apalagi sampai mengabaikannya hingga semakin memburuk.