Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di 5 Negara, Makan Kebab hingga Bihun

Rani Hardjanti, Jurnalis
Minggu 22 Maret 2026 09:07 WIB
Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di 5 Negara. (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA – Hari kedua Idul Fitri dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Namun, dalam pelaksanaannya, setiap negara memiliki kebiasaan yang berbeda-beda.

Waktu perayaannya memang dapat berbeda di sejumlah negara, tetapi esensinya tetap sama, yaitu diawali dengan salat Id di tanah lapang atau masjid, lalu dilanjutkan dengan silaturahmi ke tetangga dan sanak saudara. Dikutip dari BBC, momen kunjungan tersebut biasanya disertai hidangan istimewa khas masing-masing daerah.

Meski esensi perayaannya sama, setiap negara memiliki tradisi unik yang mencerminkan budaya setempat. Berikut lima tradisi perayaan Idul Fitri di berbagai negara yang menarik untuk diketahui:

1. Malaysia
Tradisi balik kampung di Malaysia mirip dengan mudik di Indonesia, di mana masyarakat pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Hidangan khas seperti ketupat, rendang, dan lemang selalu hadir di meja makan.

Anak-anak mendapatkan duit raya dari orang tua dan kerabat sebagai bentuk berbagi kebahagiaan. Selain itu, ziarah ke makam leluhur juga menjadi bagian dari tradisi perayaan.

2. China
Di China, Idul Fitri tidak hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga penghormatan kepada leluhur. Umat Muslim di sana mengunjungi makam leluhur untuk berdoa, terutama bagi mereka yang gugur pada masa Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan.

Setelah melaksanakan salat Id di masjid besar seperti Masjid Niujie di Beijing, mereka bersilaturahmi sambil menikmati hidangan khas seperti lamb kebab dan yangrou paomo. Di daerah seperti Xinjiang dan Ningxia, perayaan semakin meriah dengan pertunjukan seni dan festival makanan khas Muslim.

 

3. Arab Saudi
Arab Saudi merayakan Idul Fitri dengan penuh kemeriahan. Setelah salat Id, masyarakat berkumpul untuk menikmati hidangan khas seperti kabsa dan mandi. Tradisi mengunjungi keluarga dan tetangga menjadi bagian penting dalam perayaan ini.

Selain itu, pesta kembang api menghiasi langit kota-kota besar seperti Riyadh dan Jeddah, menambah semarak suasana Lebaran.

4. Turki
Di Turki, Idul Fitri dikenal sebagai Bayram dan dirayakan dengan mengenakan pakaian baru yang disebut bayramlık sebagai simbol kesucian. Masyarakat muda menunjukkan rasa hormat kepada yang lebih tua dengan mencium tangan mereka.

Silaturahmi menjadi tradisi utama, dan anak-anak mendapatkan cokelat, permen, serta uang koin dalam Şeker Bayramı atau Festival Gula. Nuansa kebersamaan dan keceriaan sangat kental dalam perayaan ini.

5. India
Di India, umat Muslim melaksanakan salat Id di masjid besar seperti Jama Masjid di Delhi sebelum berkumpul bersama keluarga. Hidangan khas Idul Fitri, siwaiyaan, yaitu bihun manis yang dimasak dengan susu dan gula, menjadi sajian wajib.

Selain itu, masyarakat saling bertukar hadiah dan berbagi sedekah untuk mempererat tali persaudaraan.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya