Jangan Sepelekan, Ini Bahayanya Kalau Skip Makan Siang

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Selasa 10 Februari 2026 20:31 WIB
Jangan Sepelekan, Ini Bahayanya Kalau Skip Makan Siang (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA – Banyak orang masih belum menyadari pentingnya pengaturan waktu makan siang dalam rutinitas harian. Padahal, makan siang merupakan salah satu waktu makan yang krusial untuk membantu tubuh tetap berenergi, menjaga fokus, serta mendukung produktivitas hingga sore hari.

Dilansir dari Verywell Health, waktu makan siang yang paling ideal adalah sekitar 4–5 jam setelah sarapan. Sebagai contoh, jika seseorang sarapan pada pukul 07.00 pagi, maka waktu makan siang yang dianjurkan berada di kisaran pukul 11.00 hingga 12.00 siang.

Rentang waktu tersebut sejalan dengan kebutuhan alami tubuh yang mulai memerlukan asupan energi tambahan. Sebelum waktu makan siang tiba, tubuh masih menggunakan cadangan energi yang diperoleh dari sarapan pagi.

Namun, jika jarak waktu antara sarapan dan makan siang terlalu lama, kadar glukosa darah dapat menurun. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh menjadi mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan menurunnya performa kerja maupun aktivitas harian.

Sebaliknya, dengan makan siang sekitar 4–5 jam setelah sarapan, tubuh dapat mempertahankan kestabilan kadar glukosa darah. Hal ini membantu otak tetap fokus, suasana hati lebih terjaga, serta tubuh memiliki energi yang cukup hingga waktu makan berikutnya.

Bahaya Skip Makan Siang

Jika seseorang menunda makan siang atau bahkan melewatkannya, ada beberapa dampak negatif yang bisa terjadi pada tubuh, di antaranya:

  • Penurunan konsentrasi dan produktivitas, terutama saat bekerja atau belajar
  • Rasa letih berlebihan meski tidak melakukan aktivitas fisik berat
  • Perubahan pola makan di sore atau malam hari, seperti makan berlebihan
  • Peningkatan rasa lapar yang mendorong konsumsi camilan tinggi gula, garam, dan lemak tidak sehat

Selain itu, melewatkan makan siang secara berulang juga berpotensi mengganggu metabolisme tubuh dan pola makan jangka panjang, yang pada akhirnya dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

Oleh karena itu, jam makan siang disarankan dilakukan secara rutin pada waktu yang relatif sama setiap harinya. Konsistensi waktu makan ini membantu tubuh menyesuaikan ritme metabolisme sehingga energi dapat terdistribusi dengan lebih stabil sepanjang hari.

Jika rasa lapar muncul sebelum waktu makan siang tiba, disarankan untuk mengonsumsi camilan sehat yang mengandung protein atau tinggi serat, seperti buah, kacang-kacangan, atau yogurt. Tujuannya adalah untuk mencegah penurunan kadar glukosa darah secara drastis sebelum waktu makan utama.

Dengan menjaga waktu makan siang yang teratur dan tidak melewatkannya, tubuh dapat bekerja lebih optimal, energi tetap terjaga, serta risiko gangguan pola makan dapat diminimalkan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya