7 Fakta Virus Nipah yang Mematikan dan Belum Ada Vaksinnya 

Rani Hardjanti, Jurnalis
Jum'at 30 Januari 2026 02:16 WIB
7 Fakta Virus Nipah yang Mematikan dan Belum Ada Obatnya. (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Virus Nipah tengah menjadi perhatian. Virus mematikan itu mulai merebak dan hingga kini belum ada vaksinnya. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun memastikan virus Nipah termasuk virus paling mematikan. Hal itu terbukti dari fenomena yang terjadi di India, di mana telah terdapat dua warganya yang meninggal dunia. 

Berikut 7 Fakta Virus Nipah yang Mematikan dan Belum Ada Obatnya, seperti dirangkum Okezone, Jumat (30/1/2026).

1. India mengonfirmasi dua kasus virus Nipah sejak Desember lalu. Kementerian Kesehatan India menyatakan sekitar 196 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien telah dilacak dan menjalani tes, dengan hasil negatif.

2. Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, terutama melalui babi dan kelelawar buah. 

 

3. Penularan antarmanusia juga dapat terjadi, termasuk melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi.

4. Virus ini dikenal memiliki tingkat kematian yang tinggi, berkisar antara 40%-75%.

5. Hingga saat ini, belum tersedia vaksin maupun obat khusus untuk mengobati infeksi virus Nipah.

6. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukkan virus Nipah ke dalam daftar sepuluh penyakit prioritas global, bersama dengan Covid-19 dan Zika.

7. Virus Nipah berpotensi menjadi wabah dan dampaknya yang serius terhadap kesehatan masyarakat.
 

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya