Tantangan Kecerdasan Buatan di Dunia Kesehatan, Etika Jadi Kunci Utama

Qur'anul Hidayat, Jurnalis
Kamis 12 Desember 2024 07:54 WIB
Ilustrasi AI di bidang medis. (Foto: Exeed)
Share :

Menurutnya, masyarakat harus memahami dan merasa nyaman terlebih dahulu dengan teknologi baru sebelum sepenuhnya mengadopsinya. Pemerintah sendiri memandang AI bukan sebagai ancaman, melainkan sebuah peluang besar sekaligus tantangan. Data menunjukkan bahwa AI akan menggantikan sekitar 85 juta pekerjaan pada 2025, tetapi di saat yang sama akan menciptakan 90 juta pekerjaan baru di bidang seperti pengembangan AI, data sains, dan kolaborasi manusia dengan AI.

“Artinya, ada yang hilang, tetapi lebih banyak yang datang. Ini adalah peluang yang harus kita manfaatkan, terutama oleh generasi muda,” tambah Meutya.

Sementara, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menambahkan bahwa penguasaan teknologi memerlukan peningkatan kapasitas manusia. “AI hanya bisa bekerja dengan data. Tetap manusia yang mengendalikan, sehingga kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama,” ujar Nezar.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya