Bandara sering kali menjadi tempat yang penuh dengan aktivitas, baik saat bersiap untuk liburan atau perjalanan bisnis. Meskipun terlihat sederhana, bagaimana bersikap di bandara dapat mempengaruhi pengalaman perjalanan secara keseluruhan dan suasana hati.
Merangkum dari Msn pada Kamis (17/10/2024), berikut adalah 9 kesalahan umum yang sering dilakukan di bandara, serta cara terbaik untuk menghindarinya agar perjalanan lebih lancar dan nyaman.
Ingin memastikan perjalanan berjalan lancar, biasanya kita datang terlalu awal ke bandara dan itu bisa menjadi kesalahan pertama. Jika tiba terlalu cepat, kemungkinan besar check-in belum dibuka dan hanya akan duduk menunggu. Cek situs web bandara untuk rekomendasi waktu kedatangan.
Misalnya, Bandara Heathrow merekomendasikan kedatangan tiga jam sebelum penerbangan internasional dan dua jam untuk penerbangan domestik atau Eropa. Pastikan juga memperhitungkan waktu check-in dan keamanan yang mungkin memakan waktu.
Sebaliknya, datang terlambat ke bandara lebih berisiko. Sebagian besar maskapai menutup gerbang 30-45 menit sebelum keberangkatan. Jika terlambat, penerbangan bisa terlewat. Cek jadwal transportasi dan berikan waktu lebih untuk perjalanan ke bandara, mengantisipasi kemungkinan kemacetan atau penundaan lainnya.
Membawa terlalu banyak barang dapat menambah stres dan biaya ekstra. Periksa batas bagasi yang diizinkan oleh maskapai, karena setiap maskapai memiliki aturan yang berbeda. Jika bagasi melebihi batas yang diizinkan, biaya tambahan akan dikenakan. Jangan lupa untuk menimbang tas sebelum berangkat untuk menghindari kejutan di bandara.
Bandara sering kali menawarkan berbagai hiburan, dari belanja hingga makan, tetapi jangan sampai melupakan alasan utama berada di sana yaitu bepergian. Terus perhatikan papan informasi keberangkatan dan jangan sampai terlambat menuju gerbang saat boarding dimulai.
Sebelum perjalanan, pastikan paspor masih berlaku. Sebagian besar negara mensyaratkan paspor yang masih berlaku setidaknya enam bulan sebelum kedaluwarsa. Jika paspor kurang dari itu, maskapai dapat menolak untuk terbang. Proses perpanjangan paspor bisa memakan waktu hingga tiga minggu, jadi lakukan perpanjangan jauh-jauh hari jika diperlukan.
Bandara yang besar bisa membingungkan, terutama jika belum pernah ke sana sebelumnya. Periksa peta bandara sebelum keberangkatan sehingga tahu letak fasilitas seperti toko, restoran, dan gerbang keberangkatan. Beberapa gerbang bisa cukup jauh dari ruang tunggu utama, jadi pastikan memberi waktu yang cukup untuk mencapainya.
Meskipun banyak bandara menyediakan tempat untuk mengisi daya perangkat elektronik, jangan sepenuhnya mengandalkannya. Jika semua stasiun pengisian daya penuh atau terburu-buru, baterai bisa habis. Pastikan perangkat terisi penuh sebelum berangkat ke bandara, atau bawa power bank sebagai cadangan.
Minum di bar sebelum penerbangan memang menggoda, tetapi berhati-hatilah agar tidak berlebihan. Jika terlalu mabuk, maskapai bisa menolak penumpang naik ke pesawat. Alkohol juga dapat memperburuk rasa tidak nyaman selama penerbangan. Jika memutuskan untuk minum, batasi jumlahnya dan minum banyak air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Jangan hanya bergantung pada pengumuman bandara untuk informasi penerbangan. Meskipun pengumuman berguna, informasi seperti perubahan gerbang atau penundaan penerbangan bisa tidak diumumkan dengan jelas. Pastikan tetap memantau papan informasi keberangkatan dan periksa situs web maskapai atau bandara untuk pembaruan real-time.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, pengalaman di bandara akan menjadi lebih lancar dan bebas stres. Persiapan yang baik sebelum perjalanan sangat penting untuk memulai perjalanan dengan lancar.
(Kemas Irawan Nurrachman)