Mantan pramugari Singapore Airlines Cherry Tan Knew mengambil keputusan berani untuk meninggalkan pekerjaannya meski bergaji besar. Ia kemudian memilih untuk memulai bisnis kuliner hingga berujung manis.
Sebelumnya, ia menikmati kehidupan sebagai pramugari dengan gaji yang cukup tinggi. Tan mendapatkan sekira USD1.500–2.000 atau sekira Rp23 juta hingga Rp30 juta per bulan sebagaimana dirangkum dari Business Insider, Kamis (10/10/2024).
Namun, keinginan untuk membuka usaha sendiri membuatnya meninggalkan dunia penerbangan dan memulai bisnis dari nol.
Meskipun warung makan yang ia buka tidak mendatangkan keuntungan sebesar penghasilan dari pekerjaannya sebagai pramugari di awal, ia tetap merasa puas dan bangga dengan pencapaiannya.
"Saya menikmati pekerjaan sebagai pramugari, tapi saya selalu punya mimpi untuk membuka usaha makanan sendiri," ujarnya.
Keputusan ini tentu bukan tanpa tantangan, terutama di masa-masa awal bisnis.
Dengan dedikasi yang kuat, kini usahanya mulai berkembang. Ia fokus pada penyajian makanan lokal yang berkualitas, serta memberikan pengalaman makan yang nyaman bagi pelanggannya.
"Saya ingin menawarkan makanan lokal yang enak dengan standar kebersihan tinggi, karena itulah yang selalu saya tekankan dalam pekerjaan sebelumnya," jelasnya.
Bagi banyak orang di Indonesia yang mempertimbangkan perubahan karier, kisah ini menjadi contoh bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari besarnya penghasilan.
Meskipun pendapatan awal dari bisnisnya lebih kecil dibandingkan gajinya sebagai pramugari, ia merasa bahwa menjalankan usaha sendiri memberikan kebahagiaan yang lebih besar.
"Kadang, langkah terbesar dalam hidup adalah meninggalkan zona nyaman," tambahnya, memberikan dorongan bagi mereka yang mungkin berada dalam situasi serupa.
(Kemas Irawan Nurrachman)