KONSULTAN dan ahli gizi, dr. Rita Ramayulis berharap, Pemerintah seharusnya dinilai lebih fokus menggalakkan konsumsi real food alias pangan lokal dalam program penyediaan makan siang gratis untuk masyarakat.
Alih-alih sibuk menjadikan susu ikan sebagai salah satu pilihan dalam program tersebut, menurutnya, Indonesia justru mempunyai PR besar untuk membuat masyarakat sadar akan pentingnya mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Pasalnya, susu ikan dinilai tetap tak bisa menggantikan kandungan gizi yang terkandung dalam ikan itu sendiri.
“Tetap kan nggak bisa menggantikan. Kalau saya sih berpikir gini, sebenarnya hari ini pr bangsa kita itu lebih kepada konsumsi ragam makanan yang real ya. Realnya itu belum tercukupi. Pangan lokal kita banyak tapi belum sampai dieksplor ke anak-anak,” tutur dr. Rita, saat dihubungi MNC Portal, baru-baru ini.
“Jadi anak-anak kita itu, ibu hamil, ibu menyusui. Siapapun di Indonesia ini belum bisa mengonsumsi makanan beraneka ragam, gizi seimbang, sesuai dengan anjuran untuk mendapatkan gizi yang sesuai. Itu kan belum tercapai hari ini,” katanya.