Sayangnya, awak pesawat tetap membagikan bungkusan kacang sebagai camilan gratis meski Amy di awal sudah memberitahu tentang kondisi kesehatannya.
Karena maskapai tidak memenuhi permintaannya untuk memberi makanan khusus, ia pun terpaksa hanya makan sepiring buah selama perjalanan 14 jam.
Keadaan memburuk pada perjalanan pulang ke Inggris, saat awak pesawat menjanjikannya pelayanan lebih baik, namun awak kabin justru menyeretnya keluar paksa dari pesawat.
"Mereka (maskapai penerbangan) meyakinkan agen perjalanan saya bahwa saya akan diperlakukan jauh lebih baik saat kembali. Saya naik pesawat dan memberi tahu mereka bahwa saya yang alergi kacang dan mereka mengeluarkan saya dari pesawat karena mereka tidak yakin apakah saya bisa terbang," tuturnya.
"Saat ini, saya menangis karena saya baru saja mengucapkan selamat tinggal kepada saudari perempuan saya selama setahun dan sekarang saya diberitahu bahwa saya terjebak di Malaysia," katanya lagi.
(Rizka Diputra)