Konsep lainnya menggambarkan kesan identitas kental IDCO, dimana menampilkan kemampuan menari dari para penampil dalam pertunjukkan di berbagai jenis tarian serta pergerakan hewan yang akan ditampilkan pada pertunjukkan nantinya.
Pendiri Jakarta Art House & Produser dari The Jungle Book Aldy Inzaghi mengatakan, "Kami memiliki unsur perbedaan pada The Jungle Book antara cerita asli dari novel dan resital tari ini, selain set design yang dirancang berbeda, ada beberapa unsur Indonesia yang diadaptasikan".
Perjalanan Indonesia Dance Company dan Jakarta Art House untuk memproduksi The Jungle Book telah melewati banyak kerja keras bagi para penari yang akan tampil.
Persiapan dilakukan sejak Februari 2024 dengan melibatkan sekitar 60 orang penari serta 100 orang kru yang bekerja sama untuk membuat pertunjukkan The Jungle Book tampil memukau.
Sebelumnya, Indonesia Dance Company sudah membuat pertunjukkan dengan tajuk Dance of Life pada 2023 dan Jakarta Art House dengan produksi teater musikal Mamma Mia! The Musical pada 2023 lalu.
(Agustina Wulandari )