Prof Heru mengatakan bahwa batuan muda memiliki kandungan mineral lebih banyak dan fresh. Beberapa diantaranya adalah natrium, kalium yang merupakan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Meski berkualitas dan sangat bermanfaat bagi tubuh, namun air tanah dalam ini memiliki keunikan tersendiri yang jarang diketahui masyarakat awam.
"Jangan dibayangkan kalau air tanah mengalir deras. Air tanah rata-rata memiliki pergerakan tiga milimeter per hari, paling cepat itu 30 centimeter per hari, sudah melewati batuan yang sangat kasar. Kalau yang normal biasanya tiga centimeter per hari," katanya.
"Jadi bisa dibayangkan bahwa air tanah itu berjalan dari sumbernya ke tempat ini, sudah berapa ratus tahun lamanya. Nah selama itulah batuan memberikan mineral kepada air. Jadi mineral itu larut di dalam air, sehingga air tersebut mengandung mineral," tuturnya.
(Leonardus Selwyn)