“Keberhasilan ini tentunya berkat dukungan semua pihak terkait. Event ITIF 2024 menandai harapan dan pengembangan pariwisata hijau yang mengutamakan people, planet, and prosperity,” kata Sandiaga.
Seementara, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan mengatakan perekonomian dapat tumbuh secara berkelanjutan apabila didukung dengan iklim investasi yang stabil, manufaktur yang kuat, dan pemulihan yang kuat di sektor pariwisata.
(Foto: dok. Kemenparekraf)
“Pemulihan yang kuat didorong oleh terlampaunya target kunjungan wisatawan asing dan catatan perjalanan wisata domestik. Saya kira hal ini perlu dijaga keberlanjutannya,” ujar Luhut.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK), Alue Dohong, mengatakan objek wisata perlu dijaga dan dilestarikan secara serius, mulai dari persoalan sampah di destinasi hingga carrying capacity di tiap destinasi harus diperhatikan.
“Karena sekali wisata alam rusak, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih kembali. Karenanya pariwisata perlu memerhatikan manfaat bagi destinasi itu sendiri dan keberlanjutannya. Jadi itu yang saya tekankan,” kata Alue.
(Rizka Diputra)